Home » Editor Pick » Kenali 5 Penyebab Kucing Mendengkur untuk Mengevaluasi Kondisinya

Kenali 5 Penyebab Kucing Mendengkur untuk Mengevaluasi Kondisinya

Penyebab Kucing MendengkurPenyebab kucing mendengkur bisa dikarenakan lantaran hal normal maupun abnormal. Mendengkur yang normal pastinya tak akan membahayakan ataupun berakibat buruk pada status kesehatannya. Sebagai pemilik, ada baiknya bagi Anda untuk mulai mempelajari penyebab kucing mendengkur berikut ini demi kebaikan kucing kesayangan Anda.

  1. Upaya Komunikasi dan Ekspresi

Sejak bayi kucing terlahir, mereka belum langsung bisa untuk melihat serta mendengar secara sempurna. Kemudian mereka mulai belajar mendengkur sebagai sarana komunikasi antar sesama saudara ataupun induknya. Dengkuran tersebut mampu membantu memberikan semacam getaran sehingga mempermudah para bayi kucing menemukan induk mereka.

Dengkuran kucing juga tak ubahnya seperti ekspresi senyum pada manusia. Ini artinya dengan dengkuran tersebut, kucing akan berusaha berekspresi tentang apa yang dirasakannya. Entah itu lapar, sedih, gembira atau bahkan marah. Sama halnya seperti senyuman manusia juga. Ada senyum yang tulus penuh kebahagiaan, senyum yang dipaksakan dan seterusnya.

  1. Penyembuhan Luka Secara Alamiah

Seorang guru besar dan ahli genetik terkemuka Universitas Missouri bernama Dr. Leslie Lyons mengungkapkan bahwasanya getaran yang dihasilkan saat kucing mendengkur memiliki manfaat luar biasa. Sekalipun kucing menghabiskan banyak waktu untuk tidur-tiduran, namun getaran dengkurannya bisa menjadi exercise bagus untuk tulang dan ototnya.

Ada satu pengobatan bernama metode ultrasound therapy. Terapi ini fokus menggunakan suara frekuensi tertentu untuk menyembuhkan penyakit. Sama halnya saat kucing Anda sakit maupun terluka, dia bisa melakukan self healing dengan menggunakan dengkurannya. Kisaran frekuensi dengkuran 25-150 Hz bermanfaat bagus untuk proses penyembuhan.

  1. Efek Peningkatan Suhu

Saat cuara cenderung terik maupun kala kucing Anda mengalami demam, dia bisa mulai mengeluarkan dengkuran. Hal ini juga bisa mengindikasikan adanya gejala dehidrasi. Jangan lupa untuk selalu pastikan menjaga asupan nutrisinya serta kenyamanan tempat tinggalnya. Jika dia mulai kesulitan mengeong, ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter hewan.

Kucing Mendengkur

  1. Gangguan Hormon atau Infeksi

Perhatikan atau periksakanlah peliharaan Anda secara seksama. Dengkuran abnormal juga bisa menjadi penanda adanya kelainan hormon hipertiroid ataupun infeksi bakteri yang menyebar dalam aliran darah kucing Anda. Perhatikan juga apakah dengkuran tersebut disertai dengan tubuh yang semakin lemah maupun pernafasan yang terlihat tersendat.

  1. Gangguan Organ Vital

Jika dengkuran abnormal kucing Anda disertai dengan pernafasan yang memburu semakin tak beraturan, ada kemungkinan hal tersebut terhubung pada adanya gangguan organ dalamnya. Semisal gangguan paru-paru ataupun jantung akan merangsang metabolisme tubuh semakin tak beraturan. Hal ini bisa saja membahayakan bagi jiwa kucing peliharaan Anda.

Pernafasan yang menderu terus menerus secara tak beraturan juga memberi dampak tak bagus bagi saluran nafasnya. Bahkan jika sampai terjadi kebengkakkan aliran nafas, hal ini akan bisa semakin memperburuk kondisi kesehatannya. Cobalah raba dan telitilah bagaimana ritme detakan jantungnya. Lebih jelas, tak ada salahnya untuk mulai berkonsultasi.

Ternyata kucing mendengkur bisa menjadi suatu pertanda dengan beragam penafsiran yang berbeda-beda. Dalam keadaan normal, hal tersebut justru sangat berguna bagi kesehatan kucing peliharaan kesayangan Anda dan juga sebagai sarana baginya untuk berekspresi.

Namun Anda juga harus jeli dengan kondisi abnormal yang ditandai munculnya dengkuran kucing Anda. Paling utama, perhatikan apakah suhu sekitar tempat tinggalnya bagus, ataukah ternyata dia sedang demam. Perhatikan pula tingkahnya, apakah dia merasa lemas dan mulutnya susah bernafas. Jangan segan untuk berkonsultasi pada dokter hewan Anda.